Posts

3G

  Gravitasi, Gesekan dan Gaya Ujung-ujungnya itu lagi, itu lagi masalahnya, itu lagi, itu lagi kesalahannya, itu lagi-itu lagi penyebabnya. Sama spt gravitasi, stiap dr kita “tertarik” akan sesuatu, jatuhnya pasti kesana lagi. Muter-muter ya disana aja. Entah itu kebiasaan baik atau kebiasaan buruk, dievaluasi sendiri. Sy plg vokal soal pentingnya punya self awareness, sbg modal utk pny pemahaman lebih (contextual understanding). Sadar diri dan mawas diri dulu, sblm bs lbh paham soal org lain di sekitar kita. Knp mmgnya? Ya hidup pasti ada gesekan, toh angin yg ngga keliatan bisa “menggesek” dan memperlambat kita. Coba aja jalan lawan angin? Ada juga kok gesekan yg baik, yg mempertajam dan mengasah. Tp kalo mau “cepat” dalam hidup ya cari yg gesekan plg dikit. Ibarat air yg bs ngalir ngikutin bentuk ngga pernah berhenti. Turun dr tempat tinggi ke rendah. Pernah denger kalo gmau hidup berat jgn kbanyakan gaya? Spt rumus fisika ya. Bahasanya berat dikit, inertia, ibarat bola kalo die...

Breaking the Mold

  11/5 Breaking the mold, mold breaker Sudah menjadi template kehidupan pada umumnya: lahir, sekolah, remaja, kuliah, kerja, pacaran, nikah, punya anak, bangun bisnis lalu meninggal. Ibarat cetakannya begitu lah pada umumnya, terlepas skrg pergeserannya bgmn. Tp kalo disambung2in sama kebutuhan dari revolusi industri, sebenarnya edukasi, ya biar mau patuh, rajin, disiplin, produktif, krn semua diukur dari hasil atau kalo bisnis, ya duit, untung atau nggak. Bnyk mmg udah, buku yg jelasin soal passion, purpose, people, not just profit but planet and so on. Tp kembali lagi, cetakannya ngga byk berubah, pdhl dunia udah jauh dan cepat berubah. Kalo ditanya, kenapa sekolah? Belajar buat apa? Mentok, ya emg gitu nggak sih? Atau namanya hidup butuh duit, siapa coba yg blg nggak butuh duit? Tp ini sm aja spt ptanyaan, usaha apa ya? Yg dicari org, nggak ada saingan, untung gede dan nggak perlu repot, kalo perlu nggak bisa ditiru. Sy saranin kalo msh mikir gitu, belajar cari pertanyaan yg leb...

Tidak Se-Cute di TV

Image
Telah ditemukan jasad seekor kepiting di pinggir jalan Anak saya yg suka menirukan capit kepiting jd tidak tertarik utk melihat Lalu istri nyeletuk seperti itu, "tidak se-cute yg di tv mungkin" Dalam hati, ibarat pake filter lalu aslinya zonk (1) Fisik kita akan terus merosot seiring usia, namanya juga manUSIA (2) Berusaha mlawan gravitasi bgmnpun ya tetap jatuh dan berat (3) Maintaining beauty is pain, inner beauty? Even harder this day (4) Ibarat jadi normal   hari ini sudah cukup gila  bagi dunia di luar sana Just as death is natural, so does birth. Ada yg harus mati di dalam kita utk menyiapkan kelahiran yg baru.

Aset

 Di Ottawa itu umur 80 tahun masih sehat, main volley dan belum ada tanda-tanda akan meninggal. Masih tinggal di rumah besar yang udah ngga cocok. Jadinya yang muda-muda susah kebagian rumah. Alhasil harga properti mahal. Bisa 5x lipat dari harga di Indonesia. Dalam hati mikir, disana harga properti mahal ya. Meskipun tingkat kesejahteraan juga tinggi. Kalo di sini apa yang positif ya? Aset kita apa? Perbedaan sudah pasti, begitu banyak suku, ras dan kebudayaan. Indonesia sumber daya alamnya banyak, seafood salah satu yang diekspor banyak ke Canada. Selain itu, kita punya orang banyak banget. Orang itu aset. Pasti ngerti kalo nyari orang itu susah. Mulai dari ART, suster untuk anak, pegawai, orang kepercayaan sampai suksesor untuk dinasti perusahaan. Nyasar pingin nonton TEDTalks yang TEDxJakarta, karena beberapa hari lalu kita duduk bareng TEDxSurabaya. Mereka bilang kalo TEDxJakarta udah settle banget, kalo kita masih start from the ground up (lagi). Singkat cerita nonton ya...

Soal Perhitungan

Kaget juga ya habisnya segitu, mending budgetnya dipake sendiri. Ngapain buat bagi-bagi ke orang lain. Kalo dipake sendiri kan untung. Sebuah cerita bikin hampers sendiri buat dibagikan ke keluarga dan kerabat. Ke beberapa vendor juga. Jadi 1 hampers ini, karena kita bikin sendiri, nyari barangnya sendiri dan nyetak sendiri. Melibatkan banyak pihak, percetakan, supplier tas canvas, supplier tas mika, supplier botol, supplier cookies rumahan, supplier kemasan. Bikinnya cuma 100 hampers, berarti masing-masing vendor kecipratan order 100 pcs tiba-tiba. Wah kalau itu toko saya, itu yang saya juga lagi tunggu-tunggu sekarang. Saya jadi belajar banyak, memang kita perlu gitu. Ada kalanya keputusan butuh iman, bukan sekedar iman dapat budget untuk bikin 100 hampers. Tapi iman untuk memberkati lebih banyak orang lagi Hidup bukan soal kita aja.

Manual Book

Salah satu prinsip yang harus ditanamkan untuk saya pribadi soal punya anak, mendidik anak itu adalah soal manual book. Ibarat beli smartphone, waktu unboxing pasti ada buku petunjuk yang lengkap dengan spesifikasi, fitur utama dan cara penggunaan. Paling nggak dengan basic itu kita jadi bisa menggunakannya lebih optimal lagi. Anak pun sama, datang dengan manual book masing-masing. Seperti Pokemon juga, ada tipe-tipenya dengan hidden/passive abilitynya masing-masing. Tugas kita hanya membaca dan mengamati. Dengan begitu kita jadi tidak terjebak untuk berusaha menjejali dengan banyak hal baik yang mungkin nggak compatible dengan tipe si anak kita. Ibarat beli iPhone dipaksa pakai casing Samsung. Atau lebih ekstrim, IOS tapi mau diinstall Android. Ada istilah golden year dalam masa pertumbuhan seorang anak. What if, kita bisa memfokuskan untuk mengambil waktu lebih lama dalam mengamati dan mempelajari si anak. Ketimbang FOMO untuk mengajarkan sebanyak-banyaknya dalam periode tersebut? Ka...

Distracting a Distraction

The art of distracting a distraction. Salah satu pekerjaan yang melelahkan adalah menunggu dan mengawasi. Karena waktu dan perhatian kita yang dibutuhkan. Seperti menjaga tukang yang bekerja, atau menjaga sebuah toko. Bersiap dengan segala surprise yang bisa saja datang tiba-tiba atau tidak datang sama sekali walaupun kita sudah siap menunggu. Bisa dibilang juga beban mental, karena pikiran kita dalam kondisi yang terus terjaga dan fokus. Tidak boleh mengalihkan perhatian. Dan akhirnya kegiatan ini kita sebut sebagai distraction, yang mengganggu jadwal dan menghabiskan waktu kita. Apa yang seharusnya bisa dikerjakan dan sudah terjadwal akhirnya harus mundur dan batal. Belum lagi kalau berusaha multi-tasking akhirnya gagal fokus. Bisa jadi berentet bikin masalah baru lagi. Pasti kita pernah mengalami kejadian serupa. Lalu bagaimana kita bisa mengalihkan sebuah gangguan? Dengan membuat gangguan yang benar. Perlu disadari kalau seringkali yang disebut gangguan itu karena kita yang memberi...